PGDN, Peran dan platform perjuangan
Melihat situasi guru diniyah yang tidak begitu dipandang oleh pemerintah maka dibentuklah sebuah wadah yaitu PGDN kepanjangan dari Perkumpulan Guru Diniyah Nusantara dengan tujuan memperjuangkan hak-hak dan kemaslahatan guru diniyah
PGDN menjadi sangat penting untuk mengangkat harkat dan martabat pendidikan keagamaan islam di indonesia dan bergerak dalam bidang guru diniyah untuk mewadahi dan mengetahui situasi dan kondisi serta menyerap suatu hal yang dibutuhkan guru diniyah demi kemajuan kader islami yang beraklakul karimah.
PGDN ini dibangun atas kesadaran dan keinsyafan bahw untuk mewujudkan cita-cita bersama membangun pendidikan karakter di Indonesia dibutuhkan kebersamaan kesadaran peran guru dalam pendidikan. Dalam rangka mewujudkan cita-cita pendidikan nasional tentu peran guru dimanapun tempatnya sangat penting dan strategis.
Oleh karena itu PGDN ini untuk membawa para guru diniyah menjadi terkoordinir sehingga guru tidak hanya dituntut untuk melaksanakan keajibannya saja melainkan juga mendapatkan hak-hak guru diniyah tersebut, melihat dalam pelaksanaan guru diniyah tersebut baik mendidik maupun membimbing peserta didik dengan professional sesuai dengan kode etik guru diniyah karena sebuah pendidikan ini menjadi maju dan peserta didik menjadi hebat ini ada di tangan guru serta demi kemajuan bangsa dan Negara, dengan istilah ’’baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur’’.
VISI-MISIÂ
- Berpegang teguh pada Aqidah,ajaran, nilai dan tradisi Ahlusunnah wal jamaah
- Bersedia dan siap siaga menyerahkan jiwa dan raga membela tanah air dan bangsa Indonesia serta siap siaga mecerdaskan kehidupan bangsa Indonesia
- Berperan aktif dalam pembangunan nasional, mewujudkan kesehjahteraan lahir batin yang berkeadilan untuk seluruh rakyat Indonesia
- Pantang menyerah, pantang putus asa dan siap berdiri di depan melawan pihak pihak yang merongrong persatuan NKRI
- Mewujudkan guru yang professional sebagai dasar untuk menciptakan pendidikan keagamaan yang berkualitas dan bermartabat.
- Menjadikan guru diniyah sebagai warisan ulama’ yang perlu dilestarikan dan digerakkan dalam rangka membangun peradaban bangsa yang berkarakter kuat dengan pemahaman keagamaan yang moderat.
- Menanamkan pola pendidikan yang berpola pesantren.
Berjuang dalam untuk memperkuat tafaqquh fiddin dengan peningkatan kualitas guru sebagai ujung tombak dalam keberhasilan pendidikan.
